Selasa, 07 Oktober 2014

PELANGGARAN ETIKA SEHARI-HARI

Assalamualaikum, Disini aku mau mulai cerita tentang berbagai perilaku setiap orang yang melakukan pelanggaran etika. Pelanggaran etika bisa terjadi dimanapun dan kapanpun kita berada dan sekarang aku mau cerita tentang pelanggaran apa saja yang aku lihat disekeliling aku berada. Sekarang ini aku semester 7 dan yang aku mau ceritain disini berhubungan dengan mata kuliah yang ada disemester 7 ini yaitu “Etika Profesi Akuntansi”. Sebelum aku ceritain tentang apa saja pelanggaran etika disekitar kita , aku mau kasih tau kalau penggaran yang aku lihat itu dimulai dari tanggal 1 – 6 oktober 2014.


Tanggal 1/10/2014.
Pada tanggal 1 Oktober ini aku lagi ga ada jadwal kuliah, ga ada kegiatan apapun yang berurusan dikampus. Ada 4 kejadian dirumah yang melanggar etika. Kejadian yang pertama dan kedua, pada saat itu aku dan tetangga sedang asik ngobrol duduk diteras rumah kemudian anak remaja SMP perempuan didepan kami saat kami sedang ngobrol tetapi dia tidak mengucapkan permisi. Baju anak remaja SMP yang dia kenakan juga sangat ketat, kecil dan lesuh terlihat seperti anak bandel. Perilaku anak remaja SMP tersebut telah melanggar etika sopan santun dan etika berpakaian. Kejadian yang ketiga itu terjadi pada adik sendiri, aku punya adik namanya Aqela saat itu dia dimintai tolong oleh orang tua untuk kewarung membeli kecap tetapi dia menolak dan berkata keras kepada orang tua. Jelas perilaku adik saya telah melanggar etika karena berbicara keras terhadap orang tua, sebaiknya kita harus patuh dan hormat terhadap orang tua atau orang yang lebih tua dari kita. Kejadian keempat terjadi pada ayah saya, dia seringkali sendawa saat makan dan itu termasuk melanggar etika.


Tanggal 2/10/2014
Pada tanggal 2 saya dan keluarga pergi ke swalayan untuk belanja keperluan sehari-hari. Pada saat itu ada beberapa kejadian yang melanggar etika saat saya berasa dipasar swalayan. Kejadian yang pertama saat saya sedang diperjalanan menuju swalayan, saya melihat masih banyak pengendara motor yang tidak menggunakan helm, ada siswa SMP yang mengendarai motor dijalan raya, dan naik motor dengan kapasitas yang terlalu banyak yaitu bonceng tiga. Ketiga kejadian diatas telah melanggar etika lalu lintas karena kejadian tersebut dapat membahayakan pengendara motor. Bagi pengendara motor diwajibkan  memakai perlengkapan yang aman (safety) seperti menggunakan helm, jaket, sarung tangan, masker, dll. Saat saya sudah tiba diswalayan saya melihat bapak-bapak yang sedang merokok ditempat umum bahkan didalam swalayan bukan di smoking area, perilaku bapak-bapak tersebut telah melanggar etika sopan santun.


Tanggal 3/10/2014
Pada tanggal 3 Oktober 2014 tepatnya hari jumat saya pergi ke kampus D Margonda keruang BAPSI untuk aktivasi studentsite yang tidak bisa log in. Untuk pergi ke kampus D saya memilih untuk naik kereta dari st. Kalibata dan pada saat itu keadaan di kereta sedang penuh dan posisi saya saat itu di kereta berdiri, saat kereta saya berhenti di st. Pasar minggu saya melihat seorang ibu tua menaiki kereta yang saya naiki juga. Ibu tua itu masuk dan berdiri disisi kereta karena keadaan kereta yang saya naiki penuh dan tidak ada satupun yang memberikan duduk sampai petugas keretapun mendekati ibu tua tersebut untuk membantu mencarikan tempat duduk. Sampai akhirnya petugas kereta menyuruh bapak-bapak yang duduk untuk berdiri  menggantikan ibu tua tersebut untuk duduk dikursihnya. Orang-orang yang duduk didalam kereta tersebut telah melanggar etika karena mereka tidak peduli dengan ibu tua tersebut seolah pura pura tidak melihat ibu tua tersebut berdiri di sisi kereta. Setiba saya di stasiun pondok cina saya ingin menyebrang rel, tetapi ada kereta yang ingin melewati St. Pondok cina dari arah bogor ke Jakarta, saat itu plang kereta ingin tertutup namun ada satu pengendara motor yang menerobos plang tersebut. Perilaku pengendara motor tersebut telah melanggar etika karena sangat membahayakan bagi dirinya. Jika tidak patuh terhadap peraturan lalu lintas dan tidak hati-hati maka bisa terjadi kecelakaan.
  

Tanggal 4/10/2014
Tepat hari sabtu ditanggal ini saya ada jadwal kuliah di kampus J3 kalimas. Sesungguhnya jarak dari rumah ke kampus J3 Kalimas itu sangat jauh tetapi saya selau hati-hati dan waspada saat ingin berangkat ke kampus naik motor. Dihari itu ada pelanggaran etika yang saya temui, seperti saat dijalan raya banyak sekali pengendara motor yang menerobos lampu merah tidak terkecuali saya. Jika dalam keadaan terburu-buru atau waktu yang mepet seringkali membuat orang panik dan menjadi kebut-kebutan dijalan ini juga suka saya lakukan jika saya terlambat masuk kuliah. Banyak juga pengendara motor yang tidak memakai helm, memakai celana pendek, memakai jaket motor, tidak ada kaca spion motor, dan tidak menyalakan lampu motor. Beberapa kejadian yang saya jelaskan diatas semua termasuk melanggar etika dalam lalu lintas. Saat berada dikelas pun terjadi pelanggaran etika, seperti berisik didalam kelas saat dosen sedang menarangkan dan disaat ada teman yang terlambat masuk jam kuliah dan tidak mengucapkan salam kepada dosen dijam tersebut.


Tanggal 5/10/2014
Ditanggal ini tepat hari minggu seluruh umat muslim merayakan hari Idul Adha 1435 H. Pada pagi itu saya dan keluarga pergi ke mesjid Al-Hidayah untuk sholat ied, saya dan keluarga khusyuk untuk menjalani sholat idul adha tetapi keadaan dimasjid berisik dan gaduh karena banyak anak kecil yang tidak solat dan hanya bermain dengan temannya dimasjid. Banyak juga masyakat yang sehabis solat id langsung pulang dan tidak mendengarkan khutbah dimasjid. Perilaku masyarakat yang seperti itu telah melanggar etika karena seharusnya masyarakat mendengarkan khutbah terlebih dahulu selesai sholat id dan untuk ibu-ibu yang membawa anak kecil ke masjid seharusnya bisa diberitahu dahulu agar tidak membuat masjid menjadi berisik dan gaduh. Ada pula pelanggaran lainnya seperti jamaah yang tidak kebagian sholat dimasjid dan mereka membawa koran untuk alas sajadah tetapi selsai sholat koran yang mereka bawa tidak diambil lagi, maka menyebabkan sampah di lingkungan sekitar masjid.


Tanggal 6/10/2014

Sehabis lebaran Idul Adha saya kembali keaktivitas semula yaitu kuliah seperti biasa. Tepat dihari senin ini saya mendapat jadwal kuliah di kampus J4 Kemang Pratama Bekasi. Seperti hari-hari biasa berangkat kuliah banyak pengendara motor yang melanggar etika seperti menerobos lampu merah, saat ingin belok tidak memberi lampu sen kepada pengendara lain, saat ingin menyalip pendara lainnya tidak memberi klakson/peringatan. Banyak juga pengendara motor yang melanggar etika dengan berjalan di jalur sebelah kanan, karena seharusnya pengendara motor menggunakan jalur sebelah kiri dan tidak boleh saling mendahului. Perilaku pengendara motor yang diatas tersebut telah melanggar etika lalu lintas. Pengendara motor pun harus patuh dan tertib akan peraturan lalu lintas. Sekian penjelasan dari saya tentang pelanggaran etika sehari-hari yang saya lihat selama seminggu ini. ^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar